Blog

Menahan Tangannya Saat Sholat

Telah bercerita kepada kami Husain telah bercerita kepada kami Abu Uwais telah bercerita kepada kami Syurahbil bin Sa’d Al Anshari budak Bani Khothsmah dari Jabir bin ‘Abdullah dari Nabi Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: “Seseorang menahan tangannya dari mengusap kerikil saat shalat itu lebih baik daripada memperoleh seratus unta semuanya berwarna hitam di tengah matanya. Jika ada setan yang mengganggu kalian maka usaplah satu kali saja.” Telah bercerita kepada kami Husain telah mengabarkan kepada kami Ibnu Abu Dzi’b dari Syurahbil dari Jabir bin Abdullah berkata; Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: “Seseorang menahan tangannya dari mengusap kerikil itu” lalu menyebutkan maknanya.

– HR. Ahmad

Antara Telunjuk Dan Ekor Kuda Yang Kepanasan

Telah menceritakan kepada kami Waki’ telah menceritakan kepada kami Mis’ar dari Ubaidullah bin Qibthiyyah dari Jabir bin Samurah berkata, “Ketika kami shalat di belakang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, salah seorang di antara kami menunjukan tangannya kepada saudaranya di kanan dan kirinya, maka seusai shalat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda: “Kenapa salah seorang dari kalian melakukan hal ini seakan ekor kuda yang kepanasan, cukuplah seorang dari kalian meletakkan tangan kanannya di atas pahanya dan menunjuk dengan jari telunjuknya kemudian mengucap salam pada saudaranya ke kanan dan kirinya.”

– HR. Ahmad

Larangan Puasa Pada Hari Tasyrik

Telah menceritakan kepada kami Rauh ia berkata, Telah menceritakan kepada kami Malik dari Yazid bin Abdullah bin Al Hadi dari Abu Murrah budaknya Ummu Hani`, bahwa ia bersama Abdullah bin Amru pernah menemui bapaknya, Amru bin Ash. Amru bin Ash kemudian menyuguhkan makanan kepada mereka berdua seraya mengatakan, “Makanlah.” Abu Murrah berkata, “Saya sedang berpuasa.” Amru berkata lagi, “Makanlah, karena ini adalah hari-hari yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk berbuka, dan melarang perpuasa di dalamnya.” Malik berkata, “Hari-hari itu adalah hari tasyriq.”

– HR. Ahmad

Kaum Yang Hatinya Lemah

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Akan datang kepada kalian kaum yang hatinya lebih lemah daripada kalian”. Maka datanglah orang -orang ‘Asyari yang diantaranya Abu Musa. Tatkala mereka sampai di Madinah mereka melantunkan nasyid, “Besok kita akan bertemu orang yang kita cintai, Muhammad dan kelompoknya”.

– HR. Ahmad