Ketika Allah Meletakkan Kakinya Di Neraka

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Surga dan neraka berbantah-bantahan.

Neraka berkata: ‘Orang-orang congkak dan sombong memasukiku. Surga berkata: Sedangkan aku, tidak ada yang memasukiku selain orang-orang lemah, yang hina dalam pandangan manusia.

Lalu Allah berfirman kepada surga: ‘Kau adalah rahmatKu, denganmu Aku merahmati siapa saja yang Aku kehendaki dari hamba-hambaKu.’ Kemudian Allah berfirman kepada neraka: ‘Kau adalah siksaKu, denganmu Aku menyiksa siapa pun yang Aku kehendaki. Dan masing-masing dari keduanya ada isinya.’

Sedangkan neraka tidak terisi penuh hingga Allah meletakkan kakiNya kemudian neraka berkata: ‘Cukup, cukup.’

Saat itulah neraka penuh dan sebagiannya menindih sebagaian yang lain. Allah tidak menzhalimi seorang pun dari makhlukNya. Sedangkan surga, Allah menciptakan penghuninya.”

(HR. Bukhari)

Mandi & Berjalan Untuk Sholat Jum’at

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang mandi dengan rambutnya pada hari Jum’at dan mandi menyiram sekujur tubuhnya, lalu dia pergi untuk shalat Jum’at pada awal waktu dan sampai mendapatkan awal khutbah dengan berjalan kaki dan tidak berkendaraan, lalu duduk mendekat kepada imam untuk mendengarkan khutbah dan tidak berbicara, maka setiap langkahnya dicatat pahala puasa dan ibadah malam satu tahun.”

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami Al-Laits dari Khalid bin Yazid dari Sa’id bin Abi Hilal dari Ubadah bin Nusay dari Aus Ats-Tsaqafi dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwasanya beliau bersabda:

“Barangsiapa yang mandi dengan menyiram rambutnya pada hari Jum’at dan menyiramkan air ke seluruh tubuhnya…”, kemudian dia melanjutkan seperti Hadits tersebut.

– HR. Abu Daud