Posisi Sholat Jenazah Untuk Ibu Yang Baru Saja Melahirkan

Samurah bin Jundub berkata; “Pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam aku masih kecil, dan saya telah menghafal (beberapa hadits) dari beliau, maka tidak ada yang menghalangiku untuk berbicara kecuali karena di sini terdapat orang-orang yang usia mereka lebih tua dariku.

Dan sungguh, saya pernah shalat (jenazah) di belakang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam untuk menshalatkan jenazah seorang wanita yang meninggal dunia ketika masa nifas (setelah melahirkan). Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdiri (Shalat jenazah) di sebelah tengah-tengah badannya.” Dalam riwayat Ibnul Mutsanna, ia berkata; telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Buraidah, ia berkata; “Maka beliau pun berdiri tepat di tengahnya untuk menshalatkannya.”

– Hadits Riwayat Muslim

Perlukah Bayi Yang Meninggal Disholatkan?

Perlukah Bayi Yang Meninggal Disholatkan?

– @islam_nasehat

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Seorang bayi tidak perlu dishalati, juga tidak mewarisi dan mewariskan hingga dia dapat menangis (menampakan tanda kehidupan).”

Abu ‘Isa berkata; “Ini merupakan hadits mudhtharib. Sebagian orang meriwayatkannya dari Abu Zubair dari Jabir dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam secara marfu’.

Asy’ats bin Sawwar dan yang lainnya meriwayatkan dari Abu Zubair dari Jabir secara mauquf. Muhammad bin Ishaq meriwayatkannya dari ‘Atha` bin Abu Rabah dari Jabir secara mauquf dan sepertinya riwayat yang mauquf ini lebih shahih daripada riwayat yang marfu’.

Sebagian ulama berpendapat dengan hadits ini, yaitu seorang bayi tidak dishalati sehingga dia menangis. Mereka diantaranya Sufyan Ats Tsauri dan Syafi’i.”

(HR. Tirmidzi)

Hikmah Dibalik Ditinggal Mati 3 Anak

√ Hikmah Dibalik Ditinggal Mati 3 Anak √

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Seorang muslim yang ditinggal wafat oleh tiga orang anaknya, tidak akan masuki neraka selain sebatas melakukan sumpah Allah”.

Berkata, Abu ‘Abdullah: Maksudnya melakukan sumpah Allah yang tersebut dalam Firman-Nya yang artinya; “Tidaklah dari kalian melainkan pasti akan melewatinya (neraka) (QS. Maryam 71) “.

(HR. Bukhari)

Kitab : Jenazah

Bab : Keutamaan Bersabar Atas Kematian Anak

IG : @islam_nasehat
Blog : http://www.islam-nasehat.tk

Meninggal Saat Menunaikan Ibadah Haji

dari Ibnu Abbas radliallahu ‘anhuma, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa;

Seorang laki-laki jatuh dari Unta lalu patah lehernya dan meninggal. Maka beliau pun bersabda: “Mandikanlah ia dengan air yang dicampur dengan daun bidara, kemudian kafani dengan kedua kain ihramnya, dan jangan tutupi kepalanya,

karena Allah akan membangkitkannya kelak di hari kiamat dalam keadaan membaca Talbiyah (sedang mengerjakan haji).”

– Hadits Riwayat Muslim