Yang Bukan Sunnah Dalam Sholat Ied

Telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Manshur dia berkata; telah memberitakan kepada kami ‘Abdurrahman dari Sufyan dari Al Asy’ats dari Al Aswad bin Hilal dari Tsa’labah bin Zahdam bahwa Ali mengangkat Abu Mas’ud sebagai wakilnya, lalu ia keluar pada hari raya, kemudian berkata; “Wahai manusia, bukan termasuk Sunnah seseorang mengerjakan shalat sebelum imam.”

HR. Nasa’i

Sunnah Dalam Sholat Maghrib

Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari Ibnu Syihab dari Sa’id bin Musayyab, bahwa dia bertanya; “Shalat apa yang dalam setiap rakaatnya duduk?” Sa’id kemudian menjawab, “Itu adalah shalat maghrib. Jika kamu tertinggal darinya satu rakaat. Begitulah sunnahnya shalat tersebut.”

– Hadits Riwayat Malik

Sunnah Rasul Dimalam Jum’at

Jangan lupa Sunnah Rasul di malam Jum’at, baca surat Al-Kahfi

وَوُضِعَ الْكِتٰبُ فَتَرَى الْمُجْرِمِيْنَ مُشْفِقِيْنَ مِمَّا فِيْهِ وَ يَقُوْلُوْنَ يٰوَيْلَـتَـنَا مَالِ هٰذَا الْـكِتٰبِ لَا يُغَادِرُ صَغِيْرَةً وَّلَا كَبِيْرَةً اِلَّاۤ اَحْصٰٮهَا   ۚ  وَوَجَدُوْا مَا عَمِلُوْا حَاضِرًا   ۗ  وَ لَا يَظْلِمُ رَبُّكَ اَحَدًا

Dan diletakkanlah Kitab (catatan amal), lalu engkau akan melihat orang yang berdosa merasa ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata, “Betapa celaka Kami, Kitab apakah ini, tidak ada yang tertinggal, yang kecil dan yang besar melainkan tercatat semuanya,” dan mereka dapati (semua) apa yang telah mereka kerjakan (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menzalimi seorang jua pun.

[QS. Al-Kahf: Ayat 49]

IG : @islam_nasehat
Blog : http://www.islam-nasehat.tk

Keistimewaan Puasa

Puasa adalah amalan yang istimewa, karena Allah sendiri yang akan membalasnya. Berikut beberapa dalil mengenai puasa.

Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ” Pada hari senin dan kamis semua amalan dinaikkan kepada Allah ta’ala, maka saya lebih suka amalanku dinaikkan kepada-Nya ketika saya sedang berpuasa”

(HR. Tirmidzi)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Tidak ada kebaikan yang dikerjakan anak Adam kecuali akan ditulis untuknya sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat. Allah -Azza wa Jalla- berfirman: ‘Kecuali puasa, maka sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku akan membalasnya, ia meninggalkan syahwat dan makanannya hanya karena Aku. Puasa itu perisai. Orang yang berpuasa mempunyai dua kegembiraan; satu kegembiraan ketika berbuka dan kegembiraan ketika bertemu Rabb-nya. Dan aroma mulut orang yang berpuasa sungguh lebih harum di sisi Allah daripada aroma minyak kesturi.”

(HR. Nasa’i)